Unit Testing


Pertama-tama mendengar unit testing, langsung kepikiran kenapa capek2 buat code program untuk ngetest aplikasi yang di develop. Buang2 waktu sebab aplikasi bisa di test manual melalui user interface aplikasi. Isi data2 yang di form aplikasi, klik tombol submit, cek apakah ada error, atau data masuk ke database.

Lama kelamaan sejalan dengan waktu aku baru sadar kalau cara itu kurang efektif. Basically developer harus mengetest code yang di develop setiap kali ada perubahaan. Untuk menjamin code yang di tulisnya berjalan dengan benar.  Akan membuang banyak waktu jika tiap kali ada perubahan harus melakukan berulang2  isi data2 yang di perlukan user interface aplikasi, submit, cek apakah ada error atau mengecek apakah data sudah masuk di database.  Seratus kali perubahaan setarus kali test manual (input data) di lakukan. Programmer membangun aplikasi untuk membantu manusia mengautomatisasi pekerjaan mereka. Jadi kenapa kita tidak membantu diri kita sendiri mengautomatisasi pekerjaan dalam hal testing aplikasi ? Continue reading